Fahd Alaziez Nahkodai Sapma PP Cianjur Fokus Selamatkan Generasi Muda Dari Bahaya Obat-Obatan Terlarang

CIANJURKINI.COM

Musyawarah Cabang (Muscab) IV SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur yang mengusung tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Kontribusi” resmi menetapkan Fahd Alaziez sebagai Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur untuk periode mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Bale Praja Pendopo Cianjur pada Sabtu, 1 Agustus 2026, tersebut dihadiri oleh Bupati Cianjur dr. Wahyu, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur Endi Cahyadin, Ketua KNPI Kabupaten Cianjur Muhammad Riksa Iman Pribadi, serta jajaran pengurus SAPMA dan Pemuda Pancasila dari berbagai kecamatan.

Terpilih secara aklamasi, Fahd Alaziez menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad kuat untuk membawa SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur menjadi organisasi kepemudaan yang lebih aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya sebagai Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan kami emban bersama seluruh kader untuk menjadikan SAPMA semakin maju dan bermanfaat,” ujar Fahd.

Sebagai ketua terpilih, Fahd menegaskan bahwa pembinaan generasi muda akan menjadi prioritas utama kepemimpinannya. Menurutnya, kemajuan daerah tidak terlepas dari kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, keterampilan, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Namun di tengah perkembangan zaman, Fahd menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan serius berupa maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang yang mulai menyasar kalangan pelajar dan remaja. Kondisi tersebut, kata dia, memerlukan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, di bawah kepemimpinannya, SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur akan mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, sosialisasi, pembinaan karakter, serta berbagai kegiatan positif yang melibatkan pelajar, mahasiswa, dan komunitas kepemudaan.

“Kami ingin SAPMA hadir sebagai wadah yang mampu mengarahkan generasi muda kepada hal-hal yang positif. Bahaya obat-obatan terlarang harus menjadi perhatian bersama karena dapat merusak masa depan pemuda. Kami berkomitmen untuk ikut memerangi dampak negatif penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang melalui pendekatan edukatif, sosial, dan pembinaan yang berkelanjutan,” tegas Fahd.

Menurutnya, generasi muda harus diberikan ruang untuk berkembang melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Oleh karena itu, SAPMA akan memperkuat program kepemudaan di bidang pendidikan, olahraga, kewirausahaan, pengembangan keterampilan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain fokus pada pembinaan pemuda, Fahd juga berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan program-program sosial yang telah berjalan, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), program sekolah gratis melalui kerja sama dengan yayasan pendidikan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, dan berbagai organisasi kepemudaan untuk menciptakan generasi muda Cianjur yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta memiliki daya saing yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur, Endi Cahyadin, menyebut Muscab IV menjadi momentum penting dalam memperkuat kaderisasi organisasi. Menurutnya, SAPMA merupakan wadah strategis dalam mencetak kader-kader muda yang nantinya dapat berkontribusi bagi organisasi maupun pembangunan daerah.

Endi menjelaskan, setelah kembali aktif dalam dua tahun terakhir, SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur kini telah memiliki sekitar 200 anggota yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan komunitas kepemudaan yang tersebar di berbagai komisariat.

Di kesempatan yang sama, Bupati Cianjur dr. Wahyu menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Cianjur terhadap seluruh organisasi kepemudaan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui program kaderisasi, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dengan terpilihnya Fahd Alaziez sebagai Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur, organisasi tersebut diharapkan semakin solid, adaptif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta bebas dari pengaruh negatif narkoba dan obat-obatan terlarang.

Yudi Farell

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *