Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri Tebar Kepedulian,Warga Cilaku Hilir Terima Santunan Dan Donasi

 “Berbagi dimulai dari hal kecil, karena sedikit pun sangatlah berarti bagi yang membutuhkan.”

CIANJURKINI.COM

Semangat berbagi kembali ditunjukkan Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri. Melalui kegiatan sosial yang digelar di Kampung Cilaku Hilir RT 03/03, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Selasa (25/8/2026), yayasan tersebut menyalurkan santunan dan donasi kepada warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bantuan yang diberikan, meski sederhana, memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Suasana penuh kehangatan mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri disambut positif oleh warga, yang menerima santunan dan donasi dengan penuh rasa syukur.

Melalui aksi sosial ini, Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Semangat berbagi diharapkan dapat menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari lingkungan terdekat.

Kegiatan santunan dan donasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menularkan semangat kepedulian kepada masyarakat luas. Sebab, bagi mereka yang membutuhkan, sekecil apa pun bantuan yang diberikan tetap sangat berarti.

Duy

Ngubek Kolam,Cara Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri Bahagiakan Anak Yatim Di Nagrak

CIANJURKINI.COM

Puluhan anak yatim tampak larut dalam keceriaan saat mengikuti kegiatan “Ngubek Kolam” yang digelar Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri di Nagrak, Kabupaten Cianjur, Minggu (23/8/2026). Kegiatan ini dikemas sebagai hiburan sekaligus bentuk kepedulian sosial untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi yayasan, relawan, donatur, dan masyarakat untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan anak-anak yatim.

Sejak kegiatan dimulai, suasana berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias turun ke kolam untuk mencari ikan. Mereka saling berlomba mengubek kolam dengan penuh kegembiraan, didampingi para pengurus yayasan dan relawan agar kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Keceriaan semakin lengkap dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan agar anak-anak dapat merasakan perhatian serta kasih sayang dari masyarakat.

Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dukungan di antaranya datang dari Kolonel Jhonson Mangasitua Sitorus, Komandan Citarum harum, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta para donatur dan masyarakat yang turut memberikan kontribusi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak yatim bisa merasakan kebahagiaan dan perhatian dari masyarakat. Ini juga menjadi bentuk syukur kami atas dukungan para donatur yang luar biasa,” ujar perwakilan Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri.

Pihak yayasan berharap kegiatan sosial semacam ini tidak berhenti pada satu momentum. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak pihak sehingga manfaatnya semakin luas.

Selain memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara yayasan, para donatur, relawan, dan masyarakat.

Yayasan Pasbukit Berkah Mandiri berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, semakin banyak anak-anak yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan sosial dan kepedulian bersama.

Duy

Respon Cepat Pengaduan Warga,Polres Cianjur Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih Ke Wilayah Terdampak Kekeringan

CIANJURKINI.COM

Kesigapan Polres Cianjur dalam merespons setiap pengaduan masyarakat kembali dibuktikan. Tidak hanya bergerak cepat menangani persoalan keamanan dan penegakan hukum, jajaran Polres Cianjur juga hadir menjawab kebutuhan sosial masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Pada Rabu (5/8/2026), Polres Cianjur mulai mendistribusikan 10 ribu liter air bersih ke dua desa yang mengalami krisis air bersih, yakni Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, dan Desa Bobojong, Kecamatan Mande. Penyaluran tersebut merupakan tahap awal dari program bantuan air bersih yang akan dilakukan secara berkelanjutan ke wilayah-wilayah lain yang terdampak kekeringan di Kabupaten Cianjur.

Sejak pagi, mobil tangki milik Polres Cianjur tiba di lokasi distribusi dan langsung disambut ratusan warga. Kaum ibu, lansia hingga anak-anak tampak membawa ember, jeriken, galon, dan tandon air untuk mengantre secara tertib mendapatkan pasokan air bersih.
Bagi masyarakat, bantuan tersebut menjadi harapan di tengah kondisi sumur yang mulai mengering akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian warga bahkan mengaku harus membeli air bersih atau mengambil air dari lokasi yang cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci, hingga air minum.

Kehadiran personel Polres Cianjur di tengah masyarakat bukan hanya mengawal proses distribusi, tetapi juga membantu warga mengisi wadah penampung air agar pembagian berjalan tertib, aman, dan merata.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 mengenai kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan.

“Banyak laporan melalui layanan 110 terkait bencana kekeringan. Makanya kami siapkan tangki, dan akhirnya hari ini kami mulai distribusikan bantuan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, pada hari pertama terdapat dua titik distribusi dengan total bantuan mencapai 10 ribu liter air bersih.

“Hari ini total ada dua titik yang disalurkan bantuan air bersih. Total 10 ribu liter air bersih yang kami salurkan,” katanya.

AKBP Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa pelayanan Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum semata. Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, Polri juga memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial maupun bencana.

“Tidak hanya terkait hukum, tapi Polri juga mengabdikan diri untuk membantu masyarakat. Silakan yang memang memerlukan air bersih lapor melalui layanan 110. Setiap harinya truk akan beroperasi menyalurkan bantuan air bersih di 17 kecamatan yang terdampak kekeringan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, layanan 110 merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kondisi darurat, baik gangguan keamanan maupun persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat dari kepolisian.
Melalui laporan masyarakat tersebut, Polres Cianjur dapat memetakan daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Musim kemarau yang mulai melanda sebagian wilayah Kabupaten Cianjur menyebabkan debit air di sejumlah mata air dan sumur warga terus menurun. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di wilayah perbukitan dan daerah yang selama ini mengandalkan sumber air alami.

Karena itu, Polres Cianjur memastikan armada tangki air akan terus beroperasi setiap hari untuk menjangkau 17 kecamatan yang dilaporkan terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan berdasarkan skala prioritas dan laporan masyarakat agar bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Salah seorang warga Desa Kertajaya mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Polres Cianjur. Menurutnya, pasokan air bersih tersebut sangat membantu karena beberapa hari terakhir warga mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga.

“Kami sangat terbantu. Sudah beberapa hari air di sumur mulai berkurang. Mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa terus berlanjut sampai musim hujan tiba,” ungkap salah seorang warga.

Polres Cianjur juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila mengalami kesulitan air bersih maupun kondisi darurat lainnya. Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti secepat mungkin sehingga pelayanan kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Polres Cianjur kembali menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap hadir memberikan solusi, kepedulian, dan pelayanan nyata dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Langkah cepat tersebut menjadi wujud implementasi Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir untuk masyarakat

Yudi Farell

Insiden Nasi Kuning Berujung Maut Di Matraman,Polisi Tetapkan Empat Tersangka

JAKARTA -CianjurKini.com

Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan gerobak pedagang yang memicu bentrokan antarkelompok warga di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa yang dikenal sebagai “insiden nasi kuning” tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, peristiwa bermula dari suara knalpot kendaraan yang bising saat melintas di kawasan permukiman warga. Suara tersebut dianggap mengganggu sehingga memicu teguran dari warga sekitar.
Menurut Budi, pengendara yang ditegur tidak terima dengan teriakan warga. Setelah sempat meninggalkan lokasi, yang bersangkutan kembali lagi. Namun saat kembali, warga yang sebelumnya meneriakinya sudah tidak berada di tempat.
Karena emosi, pelaku kemudian melampiaskan kemarahannya dengan merusak gerobak makanan milik seorang pedagang nasi kuning yang berada di lokasi. Aksi perusakan itu terekam dalam keterangan sejumlah saksi yang kemudian diperiksa penyidik.
“Yang bersangkutan tidak terima setelah diteriaki warga karena suara knalpot yang bising. Saat kembali ke lokasi dan tidak menemukan orang yang meneriakinya, pelaku justru melakukan perusakan terhadap gerobak makanan milik pedagang,” ujar Budi.
Perusakan gerobak tersebut memicu kemarahan warga setempat. Warga yang tidak terima melihat fasilitas usaha milik pedagang dirusak kemudian mendatangi kelompok pelaku. Ketegangan yang awalnya hanya berupa adu mulut berkembang menjadi bentrokan yang melibatkan lebih banyak orang.
Situasi semakin memanas ketika kedua kelompok saling menyerang. Keributan yang terjadi di kawasan padat penduduk itu menyebabkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. Beberapa bangunan dan kendaraan dilaporkan terbakar di sekitar lokasi kejadian.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi. Dari lokasi kejadian, polisi mengevakuasi dua korban yang mengalami luka serius ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Kedua korban sempat dalam kondisi kritis saat dibawa ke rumah sakit. Namun satu orang akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis,” kata Roby.
Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam keributan untuk dimintai keterangan. Penyidik kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan berbagai barang bukti.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan puing-puing bangunan yang terbakar, kendaraan yang hangus terbakar, jejak darah, serta batu yang berlumuran darah. Hingga proses penyelidikan berlangsung, polisi belum menemukan senjata tajam yang diduga digunakan dalam bentrokan tersebut.
Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya selanjutnya memeriksa sedikitnya delapan orang saksi guna mengungkap kronologi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan gerobak milik pedagang.
“Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait perusakan gerobak warga atau pedagang,” ujar Budi.
Meski demikian, penyidikan belum berhenti. Polisi masih mendalami kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Saat ini situasi di kawasan Jalan Tambak telah berangsur kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap motif, peran masing-masing pelaku, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan bentrokan berujung maut dalam insiden nasi kuning di Matraman tersebut

Kata Redaksi

Selamat datang di Cianjur Kini, portal berita tepercaya yang hadir untuk menyajikan informasi paling aktual, akurat, dan mendalam seputar Wilayah Cianjur dan sekitarnya. Redaksi kami berkomitmen untuk mengawal setiap dinamika lokal melalui karya jurnalistik yang lugas, independen, dan berimbang. Kami memprioritaskan suara masyarakat, dari isu pemerintahan, ekonomi, hingga ragam budaya serta potensi daerah yang patut diangkat ke permukaan.

Sebagai media online yang adaptif, kami berupaya menjadi jembatan informasi yang dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan pembaca. Tim redaksi kami terus bekerja secara profesional demi menghadirkan sajian berita yang memenuhi standar etika jurnalistik sekaligus nyaman dibaca. Terima kasih telah menjadikan Cianjur Kini sebagai mitra membaca Anda sehari-hari, mari bersama-sama membangun Cianjur yang lebih informatif dan berkemajuan.