Pramuka SMP Plus & SMK Assuyuthiyyah Cianjur Ikut Kemah Nasional PUI,40 Peserta Turut Meriahkan Selabintana
SUKABUMI, Cianjurkini.com
Semangat generasi muda Cianjur turut mewarnai Kemah Nasional Persatuan Umat Islam (PUI) yang digelar di kawasan Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 2–4 September 2026.
Dari sekitar 12 sekolah asal Cianjur yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, Pramuka SMP Plus dan SMK Assuyuthiyyah Cianjur menjadi salah satu sekolah yang mengirimkan peserta.
Sebanyak 40 peserta dikirim Yayasan Assuyuthiyyah untuk mengikuti rangkaian Kemah Nasional PUI. Mereka terdiri dari peserta tingkat SMP dan SMK yang mengikuti berbagai agenda kegiatan selama perkemahan.
Guru pendamping sekaligus Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP Plus, Arya Nurhanwari, mengatakan Kemah Nasional PUI kali ini memiliki cakupan peserta dari sejumlah provinsi, meskipun mayoritas peserta berasal dari Jawa Barat.
“Kegiatan ini sebetulnya lingkupnya nasional. Ada beberapa provinsi, tetapi kebanyakan memang Jawa Barat untuk pesertanya,” ujar Arya saat ditemui di lokasi kegiatan.

40 PESERTA ASYUTHIYYAH TURUT AMBIL BAGIAN
Menurut Arya, dari Yayasan Assuyuthiyyah terdapat 40 peserta yang mengikuti kegiatan.
“Kita mengirimkan 40 orang, terdiri dari SMP 20 dan SMK 20, putra-putri,” jelasnya.
Kemah Nasional PUI dimulai pada Rabu (2/9/2026) dan dijadwalkan berakhir Jumat (4/9/2026).
Memasuki hari kedua, para peserta mengikuti Apel Kebangsaan yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Setelah apel, kegiatan peserta dilanjutkan dengan berbagai agenda dan rotasi kegiatan kelompok.
“Alhamdulillah hari ini hari kedua dan bertepatan dengan apel akbar yang akan dihadiri Bapak Kapolri. Setelah itu kegiatan dilanjut sore dengan rotasi kegiatan kelompok,” kata Arya.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan ditutup pada Jumat pagi. Setelah penutupan, rombongan dari Asyuthiyyah Cianjur direncanakan langsung bertolak menuju sekolah.
“Insyaallah jam 10 sudah berangkat ke sekolah. Sebelum Jumat kita sudah sampai di sekolah,” ujarnya.
BUKAN SEKADAR KEMAH, TAPI MEMPERKUAT UKHUWAH
Bagi Arya, keistimewaan Kemah Nasional PUI bukan hanya terletak pada skala kegiatannya yang kini bersifat nasional.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah.
“Yang paling istimewa sebetulnya tujuannya ukhuwah Islamiyah. Mempererat silaturahmi antar-kabupaten, termasuk antarprovinsi,” ungkapnya.
Ia berharap para siswa Assuyuthiyyah memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan.
Menurutnya, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman melalui kegiatan kepramukaan, tetapi juga kesempatan memperluas pertemanan dengan peserta dari berbagai wilayah.
“Mudah-mudahan anak-anak kami di Assyuthiyyah mendapatkan banyak pengalaman. Mereka juga di sini bisa mencari teman banyak dan mengambil pengalaman dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan,” tuturnya.
Arya menilai pengalaman tersebut berbeda dengan kegiatan yang biasa dilakukan para siswa di lingkungan sekolah.
BERHARAP CIANJUR JADI TUAN RUMAH KEMAH NASIONAL PUI
Menariknya, pihak Assuyuthiyyah juga berharap kegiatan Kemah Nasional PUI pada tahun mendatang dapat digelar di Kabupaten Cianjur.
Keinginan tersebut bukan tanpa alasan.
Menurut Arya, Cianjur memiliki potensi lokasi perkemahan yang layak untuk menjadi tempat pelaksanaan kegiatan berskala nasional.
“Kami berkeinginan bahwa Kemah PUI ini bisa dilaksanakan di Cianjur,” ujarnya.
Dengan menjadi tuan rumah, menurutnya, peserta dari luar daerah bahkan luar provinsi dapat lebih mengenal Cianjur beserta potensi yang dimilikinya.
“Kami berkeinginan seperti itu supaya lingkungan luar, termasuk luar provinsi dan luar kabupaten, bisa tahu Cianjur itu seperti apa,” katanya.
Ia berharap PUI Pusat dapat memberikan kepercayaan kepada Cianjur untuk menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan berikutnya.
“Cianjur sebetulnya punya bumi perkemahan. Mudah-mudahan Cianjur bisa diberikan kepercayaan oleh PUI Pusat untuk melaksanakan Kemah Nasional ini,” harap Arya.
JAGA KESEHATAN, IKUTI KEGIATAN SAMPAI SELESAI
Sebagai pembina pendamping, Arya berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan kondisi sehat.
“Yang paling penting anak-anak bisa ikut kegiatan terus dan diberikan kesehatan sehingga bisa mengikuti kegiatan penuh,” pungkasnya.
Arya sendiri hadir dalam Kemah Nasional PUI sebagai Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP Plus HUT sekaligus menjalankan amanah yayasan sebagai bina damping peserta putra.
Kemah Nasional PUI di Selabintana menjadi momentum penting bagi pelajar Cianjur untuk memperluas pengalaman, membangun persaudaraan, memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan nilai-nilai kepramukaan dan kebangsaan.
Bagi Cianjur, partisipasi 12 sekolah dalam kegiatan nasional tersebut juga menjadi sinyal bahwa semangat generasi muda Cianjur untuk berorganisasi, bersilaturahmi dan mengembangkan karakter terus tumbuh.




